Baru-baru ini, saya membaca majalah industri. Editor melakukan eksperimen kecil untuk menunjukkan bahwa bahkan mesin pencari terbaik pun dapat menghasilkan hasil yang biasa-biasa saja (atau bahkan yang benar-benar lucu), terutama saat Anda mengetikkan nama yang sangat umum.

Apa hubungannya dengan branding?

Imagine if you name your company or products with "me too" names. First, you would not be able to register those names as they could be too generic to be registered as trademarks, and second, you would be drowned in a flood of similarly named products and brands.

Just as the Internet domain registration craze has come and gone, we need to retain sanity when choosing names. Just because we want to stand out in the crowded space of many "me too" products, naming our products with unpronounceable and utterly weird names, would not make sense either.

Oleh karena itu, saat Anda memberi nama gadget terbaru atau perusahaan baru Anda, penting untuk memiliki nama yang (1) unik, (2) diucapkan, (3) kognitif kontekstual, (4) mudah diingat, (5) merek dagang, (6) ) emosional, dan (7) kekurangan huruf dan suku kata. Nama dapat membangkitkan emosi, dan menciptakan kepribadian yang memungkinkan imajinasi Anda mengambil alih. Misalnya, apakah namanya membuat Anda membayangkan perusahaan itu profesional? Apakah namanya membuat Anda membayangkan suatu produk menjalankan fungsi tertentu?

So, if you have named your product or company well, let's hope that the next time you, a customer, a trade partner, etc, will find most of the links on search engines, pointing to you.

Hak Cipta (c) 2011 Seamus Phan. Hak cipta dilindungi.

Tentang Penulis

Gulir ke Atas